Trip Wisata Religi Bumi Wali Tuban Jawa Timur

Bagi para travelers yang ingin berwisata religi sangat cocok dengan lokasi wisata tuban, karena Tuban merupakan tujuan wisata religi populer di jawa timur, dan tuban juga dijuluki sebagai "Bumi Wali". Salah satu alasan mengapa tanah Tuban mendapat julukan sebagai Bumi Wali adalah karena di tanah Tuban ini terdapat banyak makam wali atau orang-orang yang berjasa menyebarkan agama Islam di tanahJawa. Salah satu makam wali di Tuban yang selalu ramai dikunjungi oleh para peziarah baik peziarah lokal maupun peziarah yang berasal dari luar Kabupaten Tuban adalah makam Sunan Bonang.
1. Masjid Agung Tuban
Lokasi                : Kelurahan kutorejo Kecamatan Tuban Pusat Kota
Status Kawasan : Tanah Negara
Masjid Agung Tuban dibangun pada tahun 1894 pada masa pemerintahan Raden Tumenggung Koesoemodigdo, Bupati Tuban ke 35. Arsitektur bangunan dibuat oleh H.M. Toxopeus dari Belanda.Arsitektur Masjid Agung Tuban merupakan “warisan” abad XIX, dipertahankan nilai-nilai estetikanya, dimodifikasi dengan gaya arsitektur Timur Tengah.Masjid Agung direnovasi kembali untuk meningkatkan daya tampung jama’ah dan menyesuaikan dengan perkembangan kota. Renovasi yang dilakukan dengan tidak mengubah secara keseluruhan bangunan masjid, akan tetapi beberapa ciri khas penting dari bangunan masjid tetap dipertahankan, seperti ornamen pada teras depan, tempat wudlu dan mihrab. Bangunan masjid yang semula hanya satu lantai dirubah menjadi 2 lantai dan 1 basement sebagai tempat wudlu dan aktifitas keagamaan seperti TPQ dan perpustakaan.
2. Makam Sunan Bonang
Lokasi                   : Kelurahan kutorejo Kecamatan Tuban Pusat Kota
Luas Kawasan    : 2.500 m2
Status Kawasan  : Tanah Negara
Sunan Bonang adalah salah seorang “Wali Songo” penyebar Agama Islam di Pulau Jawa dan dikenal sebagai Guru dari Sunan Kalijaga, makam beliau tiap hari tidakpernah sepi dari peziarah baik dari dalam dan luar negeri.
Kompleks makam dilengkapi dengan gapura besar dan terlihat klasik yang berbentuk paduraksa.
Selain makam Sunan Bonang, daya tarik kompleks makam yang suci initerletak pada sejumlah gapuranya. Pada dinding gapura, terdapat beberapa lubang yang diyakini sebagai tempat ditempelkannya benda-benda keramik kuno yang sangat berharga. Sayangnya, kini tak ada satu pun benda keramik kuno yang dapat dijumpai oleh parapengunjung karena ulah para penjarah. Seusai melewati gapura ketiga, para pengunjung baru akan menemukan komplek makam yang juga berdiri megah dan kokoh sebuah masjid yang disebut Masjid Astana Sunan Bonang. Tak jauh dari bangunan masjid terdapat kantor pengelola kompleks makam.Lokasi wisata religi yang strategis ini (sekitar 200 m dari Alun-Alun Kota Tuban) menyebabkan siapa pun dapat dengan mudah menjangkaunya dengan beragam alat transportasi darat tentunya.
3. Makam Sunan Malik Ibrahim Asmoro Qondi
Lokasi                : Desa Gesikharjo,
Kecamatan Palang 12 km dari pusat kota.Luas Kawasan   : 2 Ha
Status Kawasan : Tanah Yayasan
Adalah makam Waliyullah yang merupakan ayahanda dari Sunan Ampel sekaligus kakek dari Sunan Bonang. Nama Asli beliau adalah Ibrahim Asyamar Khan. Konon beliau dikenal sebagai pejuang yang sangat kokoh dalam menyebarkan agama Islam dan memiliki keahlian sebagai pande besi yang handal dalam membuat persenjataan.
Bagi Traveles yang mengunjungi kota Tuban dapat menghubungi Agen kami
telp (0271) 917789

PANTAI PANDANSIMO BANTUL





Pantai Pandansimo berada di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, kurang lebih 20 kilometer arah barat daya Kota Bantul. Terletak bersebelahan dengan Muara Sungai Progo, dan merupakan pantai paling barat dari deretan Pantai Selatan yang masuk ke wilayah Kabupaten Bantul.
Pandansimo sendiri berasal dari kata “pandan” (pohon pandan) dan “simo” (macan). Di pantai ini terdapat padepokan khas bangunan Jawa yang di tengahnya ada pohon pandan. Dari jauh, bangunannya nampak seperti simo (harimau).
Deburan ombak yang besar dan liar, suasana mistis yang masih kental dengan banyaknya petilasan yang keramat, hiruk-pikuk nelayan melawan melawan ganasnya ombak merupakan gaya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Selain panorama pantai yang indah, di pantai Pandansimo juga terdapat objek wisata ziarah seperti Pandanpayung dan Pandansari. Hal menarik yang dapat di lakukan di sini adalah berbelanja ikan laut yang masih segar dan baru saja di tangkap oleh nelayan setempat langsung dari nelayan lokal.
Di sini juga terdapat berbagai aktivitas kebudayaan seperti upacara tradisi Merti Dusun, labuhan sedekah laut, dan pentas seni budaya. Selain itu di Pantai Pandansimo juga terdapat objek wisata ziarah seperti Pandanpayung dan Pandansari. Tarif masuk ke pantai ini cukup murah, hanya Rp. 2.000 per orang
Pada zaman Raja Hamengkubuwono VIII pantai ini diresmikan dan dijadikan tempat tirakatan, sekaligus kampung nelayan. Disini ada pasar ikan, dan ada padepokan yang dibangun dengan model khas bangunan Jawa.
DIY Yogyakarta , Pantai Pandansimo Bantul Yogyakarta : Sunset Di Pantai Pandansimo

Pantai ini tidak cocok untuk berenang, karena pantai ini tegolong sangat dalam dan curam. Maka dari tu pengunjung dilarng untuk berenng. Namun pemandangan di pantai ini sangat bagus. Apalagi bila disaksikan di pagi hari. Sekitar pukul 05.30 sampai 06.30.
Curamnya laut tidak menjadi penghalang untuk para wisatawan mengunjungi pantai ini, panorama yang indah mengalahkan nya. Sangat cocok bagi orang yang menyukai alam bebas. Menyukai alam adalah bentuk perwujudan syukur kita kepada Sang Pencipta. Ciptaan yang luar biasa begitu indah.
Secara ekonomis, masyarakat setempat berprofesi sebagai nelayan. Ada juga warga yang bekerja sebagai petani, pegawai dan wiraswasta .Sebagai nelayan, pemerintah setempat telah memberi fasilitas penunjang seperti pembuatan pasar ikan, memperhalus jalan, promosi dan lain – lain.
Di lingkungan pantai sendiri telah berdiri fasilitas penunjang untuk pariwisata. Lapangan sepak bola, kolam renang, lahan untuk out bond, camping, bermain dan lain – lain. Dengan di bangunnya sarana penunjang di harapkan pengunjung akan lebih nyaman.
Memanfaatkan angin kencang yang bertiup dari laut selatan, maka didirikan kincir angin untuk sumber energi. Sumber energi gas bumi yang semakin menipis dan tentu saja semakin mahal, maka sumber energi tenaga angin menjadi pilihan.
Tidak jauh dari pantai ini terdapat ada pelabuhan baru yang sedang dibangun, pelabuhan untuk para nelayan. Ikan – ikan yang dijual di sini cukup murah, sekitar Rp 20.000 per kg. Ikan – ikan yang segar langsung dari laut.

DIY Yogyakarta , Pantai Pandansimo Bantul Yogyakarta : Pemandangan Langit Di Pantai Pandansimo
Perbedaan pantai ini dengan pantai yang lainnya adalah terletak pada pasir nya yang lebih mirip pasir sungai.Besar dan lembut. Bagi pengunjung yang ingin melakukan tela[pan kaki, dapat langsung berjalan di pantai ini. Tidak dipungut biaya tentunya umtuk telapan kaki ini.
Pantai yang berbeda dan indah, menawan bagi yang melihatnya memikat utuk datang berkunjung. Liburan yang menyenangkanpastinya di pantai ini, Pantai Pandansimo.

Tips

  • Datanglah di hari kerja apabila Anda tidak menyukai suasana yang terlalu ramai.
  • Pesan kamar di hotel/penginapan sebelumnya.
untuk mengunjungi Pantai Pandansimo, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283   

PANTAI PASIR PUTIH LAMPUNG, PANTAI INDAH DIUJUNG SUMATERA

Pantai Pasir putih mempesona ini menyegarkan mata dan menimbulkan hasrat kuat di dalam diri untuk mengelilinginya. Terletak sekitar 20 kilometer dari kota Bandar Lampung, tempat ini semakin dikenal masyarakat akhir-akhir ini.
Setibanya di Pantai Pasir Putih, Anda seolah disambut dengan lukisan alam yang luar biasa. Perpaduan pasir yang putih dan pepohonan yang melambai dengan laut yang biru, akan membuat siapa pun takjub dan terpana. Pantai Pasir Putih memang sudah menjadi kebanggaan masyarakat Lampung. Maka, tempat ini tidak hanya digemari wisatawan dalam negeri, tapi juga wisatawan mancanegara.
Menghabiskan waktu untuk sekedar tiduran, berjalan-jalan atau pun mencari objek foto dapat Anda lakukan di sekitar pantai. Putih dan bersihnya pantai, akan membuat Anda betah untuk berlama-lama di pantai ini. Bagi pecinta olahraga air, ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai ini. Beberapa kegiatan yang menarik seperti berenang, kano dan berpetualang dengan perahu nelayan.
Anda juga bisa menikmati beberapa pulau kecil di sekitar Pantai Pasir Putih, seperti Pulau Codong. Pulau Codong terlihat jelas dari pinggir Pantai Pasir Putih. Anda dapat menyewa boat seharga Rp 150.000-250.000.
Sepanjang perjalanan ke Pulau Codong, Anda dapat melihat keramba-keramba yang dipasang nelayan untuk menangkap ikan. Pulau Codong juga tidak kalah menarik dari Pantai Pasir Putih. Pasirnya juga putih dan bersih, erta Anda juga dapat bermain kano dan snorkling di sekitar Pulau Codong.
Sunset di Pantai Pasir Putih sangat cantik. Keindahannya tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya di Indonesia. Sunset di Pantai Pasir Putih seolah hidangan penutup yang manis, setelah beraktivitas seharian di pantai.

Tempat Menginap
Anda dapat menginap di penginapan dan hotel di wilayah Bandar Lampung. Apabila Anda ingin menginap di tengah-tengah pulau yang hening, Anda dapat menginap di penginapan yang terletak di Pulau Condong.
Sederhana namun nyaman. Sebuah villa yang mewah juga tersedia di Pulau Bule, tempat sesuai untuk melepas penat. Di sepanjang perjalanan menuju Pantai Pasir Putih juga tersedia banyak penginapan.

Berkeliling
Anda dapat mengelilingi pantai indah ini dengan berjalan kaki. Dengan menggunakan perahu motor, Anda juga dapat mengunjungi Pulau Condong dan Pulau Bule.
Anda juga dapat membeli oleh-oleh di sekitar pantai ini atau di kota Bandar Lampung.

Tempat Bersantap dan Bersenang-senang
Anda dapat membeli makanan di hotel atau penginapan. Anda juga dapat membawa makanan Anda sendiri.
Anda dapat bersenang-senang naik perahu motor untuk mengelilingi pantai ini juga untuk mengunjungi Pulau Condong dan Pulau Bule. Pulau Bule memiliki keanekaragaman ikan, terumbu karang, dan biota laut yang akan membuat Anda kagum
Dengan menyewa perahu, Anda juga dapat menikmati pemandangan di bawah laut menggunakan kotak kayu yang satu sisinya berupa kaca bening. Dengan meletakkan kotak ini di air laut, dengan bagian kaca di bawah, Anda dapat memerhatikan kehidupan di bawah sana. Anda juga dapat berpiknik di pantai ini.

Tips
  • Datanglah di hari kerja apabila Anda tidak menyukai suasana yang terlalu ramai.
  • Pesan kamar di hotel/penginapan sebelumnya.
untuk mengunjungi Pantai Pasir Putih Lampung Selatan, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283   

Pantai Plengkung “The Seven Giant Waves Wonder”




Pantai Plengkung terletak di Teluk Grajagan, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi – Jawa Timur, Plengkung atau yang dikenal oleh wisatawan mancanegara dengan nama G-Land merupakan surga bagi para peselancar profesional dari dalam negeri ataupun mancanegara. Huruf G berasal dari kata Grajagan, nama dari sebuah teluk yang memiliki ombak yang besar. G-Land dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang masih alami.
Bulan Mei sampai Oktober adalah bulan terbaik untuk surfing. G-Land menawarkan olahraga surfing yang paling digemari oleh para pesurfer dan disarankan hanya untuk para pesurfer profesional karena ombaknya yang dapat mencapai 5 meter.
Kebanyakan dari para peselancar berangkat dari Bali, melalui Banyuwangi langsung ke G-Land atau ke Grajagan, kemudian menyewa boat ke pantai Plengkung. Untuk menginap tersedia Cottage dan Jungle camp dekat pantai bagi para pengunjung.
 
The Seven Giant Waves Wonder

Pantai Plengkung dijuluki “The Seven Giant Waves Wonder” oleh peselancar asing karena memiliki 7 gulungan ombak hingga 6 meter tingginya.
Ada beberapa konotasi berbeda mengapa Pantai Pelengkung disebut G-Land. Huruf ‘G’ untuk G-Land memiliki tiga pengertian beragam. Pertama, untuk huruf awal kata “Great” sebagai gambaran ombaknya yang luar biasa. Kedua, untuk huruf awal kata “Green” atau kadang “Green Land” karena lokasinya tidak jauh dari hamparan hutan hujan tropis tua yang hijau yaitu Taman Nasional Alas Purwo. Ketiga, merujuk pada ‘G’ untuk awal huruf kata ‘Grajagan,’ sebuah pantai dan pelabuhan tempat kapal-kapal yang dipakai wisatawan untuk mencapai Plengkung. Sebutan G-land juga berarti karena Plengkung yang berada di Teluk Grajagan yang menyerupai huruf G.
Keunikan ombak di G-Land ini adalah baru pecah setelah 1 hingga 2 km dari arah timur ke barat dengan ketinggian mencapai 4-6 meter dalam interval 5 menit. Dengan kondisi tersebut membuat peselancar proffesional dapat menikmati gulungan ombak atau “barrel” yang lebih lama dan panjang. Oleh karena itu tidaklah mengherankan Plengkung sudah lima kali menjadi tuan rumah ajang surfing internasional.
Dengan formasi ombak raksasa datang susul-menyusul sebanyak 7 lapis dan bersusun “go to left” membuatnya cocok ditunggangi peselancar kidal. Inilah yg membuat G-Land menjadi idaman dunia surfing internasional dan salah satu pantai yang mempunyai ombak terbaik di dunia.
Selain di Plengkung, hanya Hawaii, Australia, dan Afrika Selatan saja yang memiliki ombak menantang seperti itu. Ombak di Plengkung adalah nomor dua setelah di Hawaii. Hawaii sendiri memiliki ombak terus menerus sepanjang tahun. Puncak ombak di Plengkung hanya ada di bulan-bulan tertentu antara April hingga Agustus.
Bob Laverty dan Bill Boyum adalah orang pertama yang mempopularkan pantai dan ombak di Pantai Plengkung tahun 1972. Kemudian mereka mendirikan surf camp di sana dan akhirnya dikenal luas peselancar kelas dunia dari berbagai negara. Berikutnya, Bobby Radiasa seorang peselancar dari Bali, mengembangkan surf camp dan mengelolanya hingga saat ini.
Hamparan pantai berpasir putih di kawasan ini diselimuti kawasan hutan yang masih alami dan jauh dari kebisingan hiruk pikuk perkotaan. Jelasnya di sini tak cukup sinyal handphone Anda untuk aktif, tak pula terjangkau jaringan televisi, serta tidak ada pula pedagang kaki lima. Semua itu telah menjadikannya Plengkung sebagai kawasan paling ideal untuk Anda yang ingin berselancar dan benar-benar menjauh sejenak dari peradaban kota.

untuk mengunjungi Pantai Plengkung Banyuwangi, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283  

PANTAI PULAU MERAH BANYUWANGI





Nama Pantai Pulau Merah sebelumnya adalah Pantai Ringin Pitu. Pergantian namanya menjadi Pulau Merah didasari dua versi. Ada yang mengatakan karena warna tanah dan pasirnya yang kemerahan dari pulau setinggi 200 meter itu. Sebagian lagi menyebutkan, konon dari Pulau Merah yang ada di hadapan pantainya (sekira 100 meter) itu dahulunya pernah terpancar cahaya merah sehingga warga sekitar menamainya Pulau Merah.
Pantai ini memiliki kelebihan dibandingkan G-land yaitu tidak memiliki banyak batu karang seperti di Plengkung sehingga pantai Pulau Merah lebih aman bagi peselancar termasuk pemula. Pantai ini memiliki ciri khas lain yaitu adanya sebuah bukit setinggi 200 meter di hadapan pantai yang mirip seperti pantai di Brazil.
Pantai Pulau Merah mirip Pantai Kuta di Bali namun ombaknya lebih bergulung (hingga setinggi dua meter dan panjang 300 meter) dimana itu memungkinkan peselancar melakukan manuver dengan teknik tubes. Ombak di Pantai Pulau merah dipastikan bisa menjadi tujuan peselancar pemula, amatir maupun  profesional karena memiliki ketingian rata-rata dua meter. Hal ini berbeda dengan Pantai Plengkung atau G-Land yang hanya lebih banyak dinikmati peselancar profesional.
Daya tarik lain dari pantai ini adalah lokasinya yang berdekatan dengan desa nelayan Pancer. Anda dapat pula memanfaatkan rumah warga untuk menginap, merasakan keramahan dan kesahajaan nelayan akan menjadi pengalaman berbeda dari biasanya
 

Wisata
Ombak di pantai ini tergolong cukup tinggi berkisar 3-5 meter dan cocok untuk pecinta olahraga selancar (surfing). Menurut penuturan warga setempat, turis-turis asal Prancis, Jerman dan Australia sering berkunjung ke tempat ini.
Pulau merah juga berdekatan dengan Gunung Tumpang Pitu atau dalam Bahasa Indonesia bisa diterjemahkan sebagai “Tumpeng Tujuh”, karena sejauh mata memandang terdapat deretan tujuh gunung yang berjajar cukup rapi.
Di lokasi yang masuk kawasan hutan lindung tersebut, dideteksi menyimpan kekayaan alam berupa emas. Kabarnya, sebagian kawasan itu telah dilirik investor untuk dieksplorasi.
Dilengkapi dengan batu-batu karang berwarna kecoklatan, salah satu bukit yang dekat dengan pantai seperti berubah warna menjadi kemerah-merahan. Dari fenomena itulah, awal mula pantai yang terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, dikenal dengan nama Pulau Merah.
Di Pantai Pulau Merah jelas yang utama adalah bermain selancar namun bagi orang lokal atau wisatawan domestik, pantai ini kerap menjadi tujuan rekreasi keluarga. Di beberapa tempat sudut bukitnya sering pula terlihat peminat olahraga paralayang beraksi.
Apabila Anda berminat bermain selancar maka dapat menyewa papanya seharian penuh dengan ongkos Rp25.000,- hingga Rp50.000,-.
Bermain air dan pasir bersama kawan atau keluarga akan cukup menggembirakan Anda. Anda dpaat pula bermain bola, voli, atau cukup berjalan-jalan menyusuri pantai.
Bersantai sembari membaca buku di pantai ini pun cukup menyenangkan. Anda dapat menyewa kursi empuk untuk merebahkan tubuh lalu membiarkan mata terlelap disapu angin sepoi yang sejuk dan suara musik koleksi favorit di handphone.
Kuliner
DI sekitar arah masuk pantai ini ada banyak penjual makanan yang dijajakan warga sekitar. Itu karena memang Pantai Pulau merah berada dekat dengan pemukiman warga namun demikian kebersihan di sekitarnya cukup terjaga dengan baik.
Tentu saja piihan kuliner akan lebih banyak Anda temukan di Banyuwangi. Rujak Soto adalah kuliner khas Banyuwangi yang paling terkenal. Alternatif sajian khas daerah ini yang bisa Anda cicipi adalah pecel rawon, pecel kare, dan rujak bakso.
untuk mengunjungi Pantai Pulau Merah Banyuwangi, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283 

PANTAI SRAU, PANTAI INDAH YANG TERSEMBUNYI





Pantau Srau tersembunyi di balik deretan perbukitan 25 km sebelah barat kota Pacitan (Jawa Timur, Indonesia). Pantai Srau adalah salah satu surga bagi para surfer. Letaknya yang cukup jauh dari pusat kota membuat pantai indah ini belum terlalu ramai dengan pengunjung. Desa terdekat berjarak beberapa kilometer.
Pantai Srau terletak 25 km dari kota Pacitan, tepatnya di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku. Pantai Srau memiliki 3 lokasi pantai. Di bagian timur untuk melihat matahari terbit, di bagian barat untuk melihat matahari terbenam, dan yang bagian tengah memiliki pemandangan luas ke laut lepas, ditambah batu-batu besar yg berdiri gagah di tengah laut.
Perjalanan menuju pantai ini agak sulit untuk dijangkau, karena jarang dilewati oleh angkutan umum. Disepanjang perjalanan akan melewati pinggirang hutan yang hijau dan rindang, jauh dari pemukiman penduduk. Pantai Srau merupakan pantai yang jarang dikunjungi dan terbilang masih perawan. Oleh karena itu, keasriannya masih benar-benar alami.
Terdapat tebing-tebing yang tinggi dan banyak tanaman liar khas pantai yang masih terlihat lebat dan alami. Selain itu, banyak sekali pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni yang setiap kali dihujam oleh kerasnya ombak, akan menambah keelokan panorama pantai tersebut.
Jangan membayangkan hotel-hotel ataupun restoran. Hanya terdapat sebuah mushola dan aula terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Beberapa buah warung kecil menyediakan makanan dan minuman ala kadarnya seperti mie instan, gorengan, es kelapa muda, teh ataupun kopi.
Bila anda traveler atau bagpacker yang kemalaman, bisa tidur di musholah karena memang belum ada fasilitas penginapan atau berkemah. Untuk itu, bila kesini, hendaknya lebih mengatur waktu, agar tidak terlalu malam.
Pantai ini memiliki 3 surf spots dengan ombak yang cukup menantang bagi peselancar yang sudah cukup handal. Spot pertama terletak di belakang portal tiket sehingga sering disebut sebagai The Portal.
Spot kedua adalah Pancingan, berada di bawah bukit karang sebelah barat pantai yang sering dipakai mangkal oleh para nelayan pemancing ikan. Sementara spot ketiga adalah Pandan, berada di balik bukit karang ini.
Pantai Srau memiliki memiliki tipe ombak reef break, artinya ombak tercipta karena gelombang air laut membentur karang. Dasar pantainya pun didominasi oleh batu karang, sehingga peselancar harus lebih berhati-hati. Bulan November hingga Februari adalah waktu yang terbaik untuk surfing dan mengejar barrel di Pantai Srau.
Selain memanjakan surfer dengan barrel-nya, Srau juga menawarkan pesona keindahan pantai dengan hamparan pasir putih yang dihempas ombak yang jernih. Kejernihan airnya inilah yang juga menjadikan tempat ini cocok untuk snorkeling dan menikmati keindahan serta keragaman biota laut.
Bosan berjalan-jalan di bibir pantai? Cobalah naik ke bukit kecil di sebelah kanannya. Hiking di bukit karang ini sambil memandang bentang pantai dan laut yang luar biasa indahnya akan segera menghilangkan rasa bosan Anda.
Bukit ini juga adalah surga bagi para pemancing ikan. Selain para nelayan, tidak sedikit orang-orang yang hobi memancing sengaja datang dari luar kota dan menghabiskan harinya di sini.

untuk mengunjungi Pantai Srau  Pacitan, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283 

PANTAI TELENG RIA, PANTAI TERKENAL DI TELUK PACITAN



Pantai Teleng Ria merupakan salah satu pantai yang menjadi objek wisata pantai paling terkenal dan paling banyak di kunjungi yang berada di Pacitan. Pantai yang berjarak sekitar 5 menit dari pusat kota Pacitan, atau sekitar 3,5 Km ini berhadapan langsung dengan Pantai Selatan, dengan hamparan pasir putih sepanjang 3 KM, termasuk dalam Teluk Pacitan sederetan dari pantai selatan Samudera Hindia.
Ombak di pantai ini pun cocok bagi para wisatawan yang ingin berenang atau hanya untuk bermain-main di kala liburan keluarga. Pemandangan yang melatarbelakangi pantai ini pun tak kalah indah, karena disekitarnya dikelilingi oleh rangkaian gunung Limo.
Selain sebagai obyek wisata, Pantai Teleng Ria ini juga dijadikankan untuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sehingga pengunjung dapat membeli ikan segar yang baru di tangkap oleh para nelayan.
Untuk fasilitas, pantai ini menyediakan fasilitas yang memadai dan nyaman, bahkan bila berkunjung bersama rombongan, keluarga ataupun teman sambil pesta kecil-kecilan. Mudah dicapai dengan berbagai jenis kendaraan dan jarak tempuhnya dari Kota Pacitan tidak jauh hanya 2,5 Km atau lebih tepatnya letak Pantai Teleng Ria di Kelurahan Sidoharjo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan Jawa Timur Indonesia.
Saat mencapai Pantai, akan terlihat Gardu Pandang yang bisa dijadikan tempat untuk bersantai atau berkumpul bersama keluarga, rombongan, atau teman. Jumlah gardu pandang terhitung banyak, cocok untuk melihat menikmati panorama keindahan Pantai Teleng Ria sekaligus desiran ombak pantai ini. Kalau pengunjung menoleh ke sisi kiri, pengunjung pasti melihat penginapan dan lapangan voli pantai.
Coba rasakan berjalan-jalan menginjakkan telapak kaki ke pasir putih Pantai Teleng Ria ini, santai saja berkeliling jalan-jalan di area sekitar sambil cari angin dan menyentuh air lautnya sebagai penghilang rasa capek dalam perjalanan. Salah satu dari tempat Teluk Pacitan ini memang luar biasa alam pemandangannya, pengunjungnya ramai dan ideal serta nyaman untuk wisata keluarga.
Bagi yang memiliki anak kecil, di obyek wisata Pantai Teleng Ria ini ada sarana fasilitas kolam renang dan arena bermain anak-anak yang nyaman untuk bermain. Yang mempunyai hobi mancing jangan khawatir, fasilitas tempat pemancingan ada, dan ikan segar di Tempat Pendaratan Ikan dengan harga terjangkau. Atau menikmati hidangan kuliner khas Pacitan di rumah makan sekitar.

untuk mengunjungi Pantai Klayar  Pacitan, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283 

PANTAI KLAYAR, PANTAI PASIR PUTIH YANG MEMUKAU



Pantai Klayar adalah sebuah pantai dengan pasir putih dan batu karang serta tebing-tebing batu yang mengelilingi. Pantai ini terletak di Pacitan, Jawa Timur dan berbatasan dengan Wonogiri, Jawa Tengah. Tepatnya berada di desa Kalak, kecamatan Doonorojo, Kabupaten Pacitan. Jaraknya sekitar 40 km ke arah barat dari kota Pacitan. Pantai ini masih segaris dengan Pantai Teleng Ria yang sudah dikelola sebagai tempat wisata terlebih dahulu.

Objek wisata

Perjalanan menuju ke Pantai Klayar yang melalui jalan berliku-liku, naik turun, dan dihiasi dengan deretan bukit-bukit, gua-gua kecil yang terlihat stalaktit dan stalakmitnya dari pinggir jalan. Objek Wisata Pantai Klayar memiliki garis pantai berpasir putih dengan dihiasi deretan pohon kelapa, serta menjulangnya bukit-bukit di pinggir pantai yang bisa didaki oleh wistawan untuk melihat keindahan Pantai Klayar dari atas bukit.
Selain pantai berpasir putih, Pantai Klayar memiliki fenomena unik yaitu ada sebuah celah di batu karang. Ketika ombak datang dengan cukup deras, sebagian airnya masuk ke bawah batu dan menyembur ke atas seolah sebuah air mancur raksasa yang bisa mencapai ketinggian hingga 10 meter. Air mancur ini juga disertai dengan suara mirip siulan sehingga sering disebut sebagai Seruling Laut. Satu lagi keunikannya, di deretan tebing karang di sisi timur inilah terdapat karang raksasa mirip Sphinx.

Suasana Pantai Klayar

Pantai Klayar memiliki air laut yang biru dan ombak yang sangat besar, sehingga pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang. Bibir pantai dihiasi tumbuhan pohon kelapa dan gubug-gubug/lincak-lincak yang beratap daun kering, karang-karang diwilayah pasang surut juga masih terawat dengan alami. Wisatawan juga bisa menyusuri karang-karang untuk menemukan kerang-kerangan Mollusca, dan bintang laut Echinodermata. Disamping itu juga di sepanjang batuan juga terdapat limpet dan rumput laut yang tumbuh disekitar bebatuan. Wisatawan bisa melihat langsung masyarakat setempat memanjat pohon kelapa guna diambil air deresan (bahan baku untuk pembuatan gula jawa) atau hanya untuk disuguhkan langsung kepada wisatawan sambil menikmati keeksotisan alam pantai Klayar.

untuk mengunjungi Pantai Klayar  Pacitan, dapat menghubungi team wisata kami
Garda Tour and Travels
alamat : Jl. Gunung Kawi no35, Surakarta
Phone : (0271) 9177283